Minggu, 14 Agustus 2016

Penyebab Janin Kekurangan Oksigen dalam Kandungan

8 Penyebab Janin Kekurangan Oksigen dalam Kandungan

Ada banyak sekali kebutuhan janin yang harus dicukupi oleh ibu hamil dimana salah satunya adalah oksigen. Oksigen merupakan kebutuhan dasar untuk seseorang supaya dapat bertahan hidup. Tanpa adanya oksigen yang mencukupi, maka keselamatan janin menjadi terancam bahkan hingga meninggal. Hal yang disayangkan disini adalah, kekurangan oksigen pada janin sering tidak disadari oleh ibu sehingga penanganan cenderung terlambat. Ada baiknya jika ibu hamil mengetahui gejala bayi kekurangan oksigen sehingga dapat mengantisipasi berbagai hal buruk yang dapat terjadi. Salah satu ciri bayi kekurangan oksigen adalah ketika gerakan bayi yang sebelumnya aktif menjadi nampak berkurang gerakannya.

Gejala bayi kekurangan oksigen dalam rahim juga dapat dideteksi dengan cara melakukan tes. Ketika anda memiliki tes skor yang rendah maka bisa jadi bayi dalam rahim anda tengah berada dalam kondisi kekurangan oksigen. Tes ini merupakan tes yang digunakan untuk menangkap respon dari bayi di dalam rahim. Jika janin kekurangan oksigen, sebaiknya kondisi ini tidak boleh disepelekan karena akibatnya bisa fatal yang bisa berakibat kematian. Untuk menghindari janin kekurangan oksigen ibu harus tahu apa saja yang menjadi penyebabnya, seperti berikut :

1. Karena penyakit

Janin yang berada di dalam rahim dapat mengalami kekurangan oksigen ketika ibu menderita penyakit tertentu. Salah satu jenis penyakit yang menyebabkan bayi dapat mengalami gejala tersebut adalah ketika ibu mengalami gagal jantung, diebetes mellitus atau karena hipertensi dalam kehamilan. Bukan hanya menjadi penyebab janin kekurangan oksigen dalam kandungan melainkan juga memicu komplikasi yang lain.

2. Plasenta yang jelek

Plasenta dengan sendirinya akan menua saat usia kehamilan sudah matang. Namun yang perlu diwaspadai adalah rusaknya plasenta saat usia kehamilan telah matang. Kondisi rusaknya plasenta merupakan kondisi yang harus dikhawatirkan karena bisa berdampak buruk pada bayi. Perlu diketahui jika fungsi plasenta bagi bayi adalah sebagai penghubung yang menyalurkan antara makanan yang dikonsumsi oleh ibu hamil kepada bayinya.

Dari plasenta inilah beragam gizi serta nutrisi bisa didapatkan termasuk di dalamnya adalah sebagai perantara oksigen. Ketika plasenta rusak maka sudah pasti jika bagi akan mengalami kekurangan gizi, nutrisi serta oksigen yang merupakan elemen-elemen penting untuk hidup.

3. Kelahiran yang terlalu lama

Janin yang terlalu lama berada di dalam perut ibu dapat menyebabkan janin lemas akibat kekurangan oksigen. Dalam hal ini biasanya pihak medis akan mengambil langkah berupa tindakan operasi jika bayi tidak segera lahir dalam batas waktu tertentu. Persalinan yang terlalu lama juga dapat membuat janin stress sehingga berbahaya bagi keadaan bayi di dalam kandungan.

4. Ibu gemar merokok

Merokok merupakan sebuah kebiasaan yang tidak hanya buruk bagi diri sendiri melainkan juga buruk bagi para perokok pasif. Bukan hanya itu, bahaya merokok saat hamil juga dapat menyebabkan bayi di dalam rahim bermasalah bahkan dapat memicu terjadinya kekurangan oksigen pada bayi. Hal ini dikarenakan asap rokok yang terhisap oleh ibu hamil, akan masuk pula ke tubuh janin.

Kejadian ini juga membuat janin mengalami gangguan paru-paru, jantung dan beragam gangguan kesehatan yang lain. Selain bahaya asap rokok, ibu hamil juga harus waspada pada polusi udara yang sama buruknya dengan asap rokok. Akan lebih baik jika ibu mengenakan masker untuk melindungi sistem pernapasannya dari polusi udara secara langsung.

5. Karena terbentuknya simpul tali pusat

Terlilitnya tali pusat pada tubuh bayi dapat memicu janin mengalami kekurangan oksigen di dalam rahim. Kejadian ini dapat dipicu oleh bayi yang terlalu aktif ketika berada di dalam perut.

6. Penggunaan obat

Ketika kondisi kehamilan, ada baiknya ibu hamil mengkonsumsi obat-obatan melalui konsultasi pada dokter terlebih dahulu. Berkonsultasi pada dokter menghindarkan anda dari beragam masalah terutama yang menyangkut kesehatan sang janin. Mengkonsumsi obat-obatan seperti obat penenang, obat anti depresi atau mungkin obat tidur ternyata menjadi salah satu pemicu janin kekurangan oksigen di dalam rahim ibu.

Bagi ibu yang mengalami banyak tekanan, sebaiknya berkonsultasi pada dokter ahli kandungan atau akan lebih baik jika anda menemukan teman sharing yang tepat sehingga dapat membuat anda lebih merasa nyaman.

7. Akibat ketuban pecah lebih awal

Air ketuban yang pecah lebih awal ternyata juga bisa membuat janin kekurangan oksigen. Air ketuban merupakan pelindung bagi bayi supaya terhindar dari infeksi. Ketuban yang pecah lebih awal dapat menyebabkan komplikasi bagi janin. Selain karena pecah lebih dini, air ketuban yang merembes keluar juga dapat menjadi penyebab janin kekurangan oksigen karena air ketuban yang semakin sedikit sebagai pelindung rahim.

8. Tercekik tali pusat

Penyebab lain dari bayi kekurangan oksigen adalah karena tercekik tali pusat. Untuk mengatasi hal ini, biasanya pihak medis akan menyarankan operasi caesar.

Setiap ibu hamil tentu mengharapkan anaknya akan terlahir secara sehat dengan proses persalinan yang lancar. Namun ada beberapa kebiasaan buruk serta faktor-faktor lain yang menyebabkan bayi mengalami gangguan dimana salah satunya adalah kekurangan oksigen.
Share:

Cara Meningkatkan Berat Badan Janin secara Alami

16 Cara Meningkatkan Berat Badan Janin secara Alami

Berat badan bayi yang masih dalam kandungan juga perlu diperhatikan agar tidak terjadi kekurangan berat badan pada saat lahir. Berat badan yang kurang dari normal akan menyebabkan berbagai resiko pada kesehatan bayi. Cara mengetahui berat badan janin maka Ibu harus secara aktif dan rutin memeriksakan kandungannya kepada dokter kandungan. Selain berat badan janin hal lain yang perlu diperhatikan yaitu perkembangan kesehatan janin.

Kelahiran bayi nantinya diharapkan bayi dalam keadaan normal dan sehat serta Ibu yang melahirkan juga sehat. Sehingga menjaga kesehatan janin saat masih di dalam kandungan sangat penting. Salah satu ukuran bayi sehat yaitu berat badan bayi. Bayi yang lahir dengan kondisi dibawah berat badan bayi normal maka dapat mengakibatkan berbagai macam penyakit menghinggapi tubuhnya seperti penyakit koroner jantung, diabetes, lahir dengan prematur serta masih banyak penyakit lain, maka sebab itu menjaga berat badan bayi agar lahir dengan berat badan normal sangat penting. Berikut ini beberapa cara meningkatkan berat badan janin yang dapat dilakukan :

1. Asupan Protein yang Memadai

Protein sangat dibutuhkan oleh ibu hamil untuk menjaga kesehatan bayi yang sedang dikandungnya. Pemenuhan asupan protein ibu hamil akan memberikan efek baik yaitu kesehatan yang lebih baik untuk bayi yang sedang dikandungnya. Sumber makanan bayi ketika sedang di dalam kandungan yaitu berasal dari ibunya. Makanan ataupun minuman yang dikonsumsi Ibu akan juga ikut dikonsumsi oleh bayinya. Jadi jika ingin memberikan asupan makanan bergizi untuk janin maka diberikan melalui ibunya. Protein dapat didapatkan dari berbagai makanan seperti daging ayam ataupun daging sapi. Kandungan protein dalam makanan tersebut sangat baik jika diberikan kepada ibu hamil untuk menaikkan berat badan bayi yang masih ada di dalam kandungan.

2. Perbanyak Minum Air Putih

Baik untuk ibu hamil ataupun orang yang tidak sedang hamil, air putih sangat dianjurkan untuk dikonsumsi dalam jumlah yang banyak. Air putih sangat baik untuk kesehatan tubuh, begitu juga dengan ibu hamil. Ibu hamil membutuhkan air putih lebih banyak karena dia juga bertugas untuk mengkonsumsi air putih untuk bayinya. Konsumsi minimal 1,5 liter sehari atau sama dengan 8 gelas air putih dalam sehari. Dengan rajin minum air putih maka metabolisme yang ada di dalam tubuh akan lancar serta bayi dan Ibu sehat dan merupakan cara untuk meningkatkan berat badan bayi agar lahir dalam kondisi berat badan yang normal.

3. Perbanyak Sayur dan Buah

Sayur dan buah sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil dalam jumlah yang banyak. Semakin banyak buah dan sayur yang dikonsumsi maka semakin banyak nutrisi yang diperoleh oleh Ibu dan janin sehingga janin akan sehat serta terhindar dari lahir dengan kondisi prematur. Sayur dan buah mengandung nutrisi serta vitamin yang baik. Nutrisi dan vitamin tersebut akan sangat membantu dalam menaikkan berat badan bayi yang masih dalam kandungan. Perbanyak makan sayur dan buah dengan dijadikan makanan wajib setiap hari, maka ketika lahir nanti bayi Anda tidak akan kekurangan berat badan.

4. Perbanyak Makanan yang Padat Energi

Makanan yang padat energi jika dikonsumsi oleh ibu hamil akan sangat membantu dalam meningkatkan berat badan bayi. Makanan padat energi dapat didapatkan pada keju, selai, buah, margarin serta makanan lainnya. Makanan tersebut dapat dikonsumsi dengan berbagai macam resep menu yang disajikan berbeda dalam setiap harinya. Ibu zaman sekarang tidak usah bingung dengan resep menu makanan, karena sudah ada banyak resep menu makanan yang tersebar di media-media sosial ataupun internet. Ibu tinggal memilih menu yang disukainya. Konsumsi makanan tersebut agar bayi yang ada didalam kandungan cepat naik berat badannya sehingga lahir nanti tidak mengalami resiko prematur. Ibu yang sedang mengandung memang harus sangat memperhatikan gizi makanan yang dikonsumsi sehingga bayi sehat Ibu selamat.

5. Perbanyak Makan Ikan Laut

Ikan laut mempunyai kandungan gizi yang sangat banyak serta baik yaitu nutrisi. Ikan laut ini sangat dibutuhkan untuk cara meningkatkan berat badan janin yang sedang dikandungnya. Ikan laut yang mempunyai kandungan nutrisi  banyak diantaranya ikan tengiri, ikan salmon, serta masih banyak ikan laut lainnya. Konsumsi ikan laut sebagai menu makanan Anda seminggu 2 atau 3 kali agar bayi yang ada dalam kandungan berat badannya cepat naik sehingga lahir dengan normal.

6. Sediakan Camilan Sehat

Untuk Ibu yang sedang hamil dengan berat badan bayi yang kurang dari normal, maka sediakan camilan sehat untuk menambah berat badan bayi. Camilan sehat yaitu camilan yang tidak mengandung kolesterol ataupun lemak. Sekarang telah banyak camilan sehat untuk Ibu yang sedang hamil, seperti biskuit. Camilan sehat ini akan sangat membantu untuk menaikkan berat badan bayi jika Ibu yang sedang mengandung mau dengan rajin mengemil. Lakukan ini demi kesehatan bayi yang sedang Anda kandung.

7. Konsultasi dengan Dokter Spesialis Kandungan

Selain melakukan hal-hal yang dapat menambah berat badan janin, jangan lupa ibu hamil harus rajin memeriksakan kandungannya serta konsultasi dengan dokter spesialis kandungan. Periksakan kondisi kehamilan Anda, jika memang masih dibutuhkan untuk menambah berat badan bayi maka lakukan berbagai hal yang dapat menambah berat badan janin dengan lebih rajin dan gigih, tetapi jika berat badan bayi sudah cukup memenuhi angka berat badan normal, maka dokter akan memberikan saran untuk hal lain agar bayi tetap sehat sampai lahir nanti.

8. Jauhi Makanan Pedas

Makanan pedas sangat tidak dianjurkan dikonsumsi oleh Ibu yang sedang mengandung. Hal ini karena makanan pedas dapat berakibat mendorong pelepasan hormon prostglandin dalam kandungan ibu hamil. Hormon tersebut jika dilepaskan dalam kadar yang banyak, maka akan menyebabkan otot-otot halus ibu hamil mengalami kontraksi yang membuat ibu hamil mengira bahwa akan segera melahirkan. Untuk menghindari hal tersebut, maka sebaiknya hindari makanan yang pedas. Sementara bayi tidak akan menyerap makanan pedas yang dikonsumsi oleh ibunya sehingga aman.

9. Hindari Minuman Bersoda

Minuman bersoda merupakan minuman berbahaya untuk ibu hamil, hal ini karena minuman tersebut mengandung bahan kimia yang lumayan banyak dibanding dengan minuman lainnya. Minuman bersoda jika dikonsumsi oleh ibu hamil maka dapat menyebabkan resiko diabetes gestasional. Selain itu bahaya soda bagi ibu hamil dapat menimbulkan resiko bayi dengan lahir cacat, apabila minum terlalu banyak dan masih pada umur kandungan yang masih muda. Jauhi dahulu minuman soda saat mengandung. Hal ini juga tidak baik untuk kondisi berat badan bayi yang sedang berkembang. Minuman soda dapat memicu kurangnya berat badan bayi saat lahir sehingga berisiko lahir dengan kondisi prematur.

10. Minum Susu Khusus Ibu Hamil

Ibu hamil sangat dianjurkan untuk minum susu yang khusus untuk ibu hamil untuk menjaga kesehatan Ibu serta janin yang sedang dikandungnya. Sekarang sudah banyak tersedia susu yang khusus untuk ibu hamil, sehingga dapat memilih yang cocok untuk Anda. Minumlah susu secara rutin 3 kali sehari yaitu pagi, siang serta malam ketika hendak tidur. Karena manfaat susu bagi ibu hamil ini akan menaikkan berat badan bayi yang kurang normal sehingga bayi dengan cepat berat badannya akan bertambah.

11. Olahraga Secara Rutin

Ibu yang sedang hamil juga perlu sekali melakukan olahraga, selain untuk menyehatkan bayi serta ibunya ketika sedang mengandung, hal ini juga memperlancar proses kelahiran. Ibu yang jarang olahraga akan berbeda dengan Ibu yang sering melakukan olahraga. Bagi mereka yang menerapkan olahraga untuk Ibu hamil akan lebih lancar dalam proses persalinan. Lakukan olahraga secara rutin setiap pagi. Tidak harus dengan melakukan olahraga yang berat, karena cukup untuk menggerakkan badan agar otot-otot tidak kaku. Lakukan jalan-jalan serta lari-lari kecil setiap pagi sebelum jam 8 maka selain manfaat olahraga maka Ibu juga akan mendapatkan manfaat vitamin yang terkandung dalam sinar matahari pagi. Lakukanlah secara teratur maka bayi Anda akan terhindar dari lahir dengan berat badan yang kurang normal atau prematur.

12. Minum Suplemen atau Multivitamin untuk Ibu Hamil

Suplemen atau multivitamin juga perlu utnuk diberikan kepada ibu hamil yang kondisi janinnya berat badannya kurang. Hal ini akan memicu menaikkan berat badan pada janin, sehingga janin akan cepat bertambah berat badannya menjadi normal. Minumlah supleman atau multivitamin secara teratur dengan terlebih dahulu konsultasi kepada dokter kandungan agar diberikan resep untuk multivitamin yang sesuai dan cocok dengan kondisi kandungan Ibu. Dengan mengkonsumsi suplemen atau multivitamin secara rajin, maka bayi akan sehat dan lahir dengan kondisi sehat dan tidak prematur.

13. Makan yang Manis-manis

Mengkonsumsi makanan yang manis dianjurkan untuk ibu hamil yang mengandung bayinya tetapi bayinya dalam kondisi kurang berat badannya dari berat badan normal bayi. Makanan yang manis akan membantu menaikkan berat badan bayi sehingga akan menjadi normal. Konsumsilah makanan yang manis setiap hari agar perkembangan bayi cepat terjadi. Ibu dapat mengkonsumsi makanan, camilan ataupun minuman yang sehat dan manis, yang penting tidak mengandung soda. Makanan yang manis dan sehat banyak seperti kue, brownis serta makanan lainnya.

14. Istirahat Cukup

Ibu yang sedang hamil tidak dianjurkan melakukan banyak aktivitas yang dapat membahayakan kandungannya. Istirahat yang cukup dengan baik setiap harinya agar kandungannya tetap sehat dan aman. Jika melakukan banyak hal yang berat dapat ditakutkan mengamali resiko keguguran, karena banyak sekali kasus yang terjadi ibu hamil yang mengandung mengalami keguguran karena melakukan aktivitas yang terlalu berat atau terlalu melelahkan. Hal ini karena ibu yang sedang hamil memiliki keadaan fisik yang lebih lemah dibanding dengan orang biasa. Maka lakukanlah istirahat yang cukup bagi Ibu yang sedang mengandung.

15. Jauhi Stres

Ibu hamil yang stres dapat menyebabkan selera makan mereka menjadi hilang ataupun berkurang. Jika hal ini terjadi maka asupan gizi untuk janinnya juga berkurang. Asupan gizi yang berkurang pada janin maka dapat menyebabkan berat badan janin menjadi berkurang. Sehingga ibu hamil jauhi hal-hal yang dapat menimbulkan diri Anda mengalami stres, sehingga bayi akan tetap dalam keadaan berat badan normal serta sehat.

16. Terapkan Gaya Hidup Sehat

Ibu yang sedang hamil sangat dianjurkan untuk gaya hidup sehat yaitu selain mengkonsumsi makanan yang bergizi, istirahat teratur, olahraga yang rajin serta jauhi mengkonsumsi rokok, kafein, alkohol serta menggunakan obat tanpa resep dari dokter. Kafein, rokok, minuman berlakohol serta obat-obatan tanpa resep dokter dapat mengganggu kesehatan bayi yang sedang dikandung sehingga berat badan bayi bisa berkurang dan dapat menimbulkan resiko lahir prematur ataupun masih banyak resiko lainnya bahkan sampai keguguran. Maka hindarilah hal tersebut demi keselamatan Anda dan bayi Anda sendiri. Sayangilah kesehatan Anda dan calon anak Anda yang akan lahir kedunia ini dan melengkapi keluarga Anda menjadi lebih bahagia.

Share:

Cara Mendengarkan Denyut Jantung Bayi Dalam Kandungan Ibu

11 Cara Mendengarkan Denyut Jantung Bayi Dalam Kandungan Ibu

Pada ibu yang sedang hamil saat saat yang paling diinginkan adalah mengetahui detak jantung dan kondisi kesehatan janin secara keseluruhan secara sistematik atau teratur. Dengan mengetahui kesehatan janin maka ibu bisa memastikan jika asupan gizi ibu hamil untuk sang jabang bayi dan tubuhnya sendiri terpenuhi dengan baik. Inilah cara mendengarkan denyut jantung bayi dalam kandungan yang bisa dilakukan :

1. Menggunakan Ultrasonografi atau USG

Digunakan pada usia kehamilan menginjak 8 minggu (perkembangan janin 2 bulan) untuk mengetahui kesehatan janin secara sistematik. Agar dapat diketahui tentang perubahan bentuk janin, kecepatan denyut jantung bayi dan posisi tubuh bayi ketika sedang diperiksa. Dapat digunakan dengan menggunakan gelombang ultrasonik 2 atau 3 dimensi.

2. Menggunakan alat Doppler

Digunakan untuk pemeriksaan janin pada kehamilan 10 sampai 12 minggu (perkembangan janin 3 bulan). Untuk mengetahui posisi janin, usia kehamilan yang akurat dan untuk mengetahui kesehatan ibu termasuk berat badannya. Alat doppler dapat digunakan dengan diimbangi cara mengoles gel di perut sang ibu, menggeser ke kiri dan kanan atau  turun naik untuk diketahui detak jantung bayi secara pasti.

3. Menggunakan Stetoskop Laennec

Digunakan secara manual dan sederhana namun dapat memeriksa dan mendengar detak jantung bayi secara akurat termasuk dapat memeriksa letak plasenta.

4. Menggunakan Leopald

Digunakan untuk menentukan posisi punggung bayi sekaligus detak jantung bayi secara bersamaan dan terbukti akurat. Ketika alat ini dapat menditeksi punggung bayi, maka akan didapat pula detak jantung lengkap dengan suaranya.

5. Menggunakan Kardiotokografi

Digunakan untuk pemeriksaan posisi janin dan detak jantungnya pada usia kehamilan 32 minggu (perkembangan janin 8 bulan). Untuk mengetahui kesehatan ibu dan bayinya menjelang proses persalinan atau beberapa minggu sebelum masa persalinan tiba.

6. Menggunakan Pinard Horn

Pinard horn adalah alat sederhana yang bentuknya unik dan kalsik. Pinard horn digunakan pada jaman dulu di era tahun 70 sampai 80 an untuk mendengarkan detak jantung bayi dan hebatnya hingga saat ini masih banyak yang menggunakannya. Pinard horn terbuat dari kayu yang bentuknya menyerupai terompet. Bagian datar yang bentuknya  lebih lebar diletakkan pada telinga seseorang termasuk bidan, perawat, dokter atau tim kesehatan lain. Sedangkan bagian yang berbentuk cerobong seperti mulut terompet diletakkan pada perut ibu yang sedang hamil.

7. Menggunakan Fetoskop (fetoscope)

Alat fetoskop terbuat dari logam dan plastik dan merupakan penggabungan antara stetoskop dan pinard horn. Menggunakan fetoskop menggunakan teknologi dari manfaat USG kehamilan, tetapi memerlukan kejelian dan ketelitian dalam mendengarkan detak jantung yang sangat halus.

8. Menggunakan Aplikasi The bellabeat sistem connected

The bellabeat sistem connected adalah sebuah inovasin terbaru dari fitur smartphone yang dirancang untuk mendengarkan detak jantung janin yang berusia lebih dari perkembangan janin 6 bulan. Selain itu, juga dapat menditeksi gerakan gerakan bayi dan memprediksi bobot bayi.

9. Penggunaan cahaya diusia kehamilan 26 minggu

Pada kehamilan yang telah berusia 26 minggu (perkembangan janin 5 bulan), janin sudah mampu melihat dan merasakan gerakan dan suhu cahaya yang ada disekitar luar kandungan. Bayi akan bereaksi bergerak lebih aktif dan meningkatkan detak jantungnya ketika ibu berada pada ruangan yang memiliki cahaya lampu yang sangat terang. Kondisi inilah yang memungkinkan ibu dapat merasakan detak jantung bayi dengan rabaan telapak tangan.

10. Penggunaan musik klasik

Di usia kehamilan 16 minggu (perkembangan bayi 4 bulan) sudah bisa mendengar dan merespon dengan baik musik yang ada diluar kandungan. Musik yang dapat membuat detak jantungnya bergerak dengan teratur dan normal adalah jenis musik yang menawarkan ritme suara yang bervariasi dari lembut hingga yang tinggi namun masih dalam kadar yang halus. Misalnya musik klasik yang memiliki alunan musik yang cukup panjang. Detak jantung bayi dapat aktif dan mudah dirasakan oleh telapak tangan.

11. Menggunakan instrumen Doppler

Instrumen doppler adalah alat untuk mendengarkan detak jantung bayi tetapi dapat digunakan dirumah kapan saja tanpa ada batasan waktu. Namun sayangnya harganya masih sangat mahal sehingga, hanya sedikit ibu hamil yang memiliki peralatan yang sudah berteknologi USG ini.

Apa yang terjadi jika setelah diperiksa dengan alat yang menggunakan teknologi USG ternyata detak jantung bayi tidak ditemukan ?

Jika usia kehamilan sudah diatas 8 bulan tetapi ketika diperiksa dengan menggunakan peralatan dengan teknologi USG tidak terdapat detak jantung bayi, kemungkinan kehamilan yang terjadi telah mengalami kerusakan atau keguguran dalam kandungan. namun kasus seperti ini sangat jarang terjadi. Untuk memastikannya dokter akan memberikan solusi pada ibu hamil, agar kembali beberapa hari kemudian untuk melakukn test ulang dengan alat yang sama. 

Bagaimana dengan bayi yang sungsang ?

  • Dengan penggunaan alat Ultrasonografi atau Doppler yang menggunakan teknologi USG, dapat digunakan untuk menditeksi secara meyakinkan posisi bayi yang tidak wajar seperti sungsang. Bayi sungsang adalah tubuh bayi berada pada posisi miring atau letak kaki bayi berada di bawah sedangkan kepala di posisi atas.
  • Kondisi sungsang pada bayi banyak disebabkan karena pola hidup yang kurang sehat pada ibu selama masa kehamilan sampai masa persalinan akan tiba. Bayi sungsang juga bisa disebabkan sang ibu terlalu sering berinteraksi dengan udara yang kotor atau polusi udara selama hampir 8 bulan masa kehamilannya, maka kemungkinan yang akan terjadi adalah bayi akan mengalami sungsang. Bahaya polusi untuk ibu hamil yang dimaksud adalah seperti terpapar  debu, asap kendaraan, asap rokok dan lain lain.
  • Dengan menggunakan beberapa peralatan yang bisa mendengarkan detak jantung bayi maka bisa dipastikan siapapun, termasuk ibu hamil dan suami dapat mengetahui normal tidaknya jantung bayi mereka. Tetapi deteksi jantung bayi yang lemah justru lebih mudah untuk didengar, walaupun pada kenyataannya suara detaknya sangat halus. Karena detaknya cenderung timbul tenggelam dan terkadang menghilang dan durasi detaknya sangat terlambat.

Kondisi Jantung Lemah pada Bayi

Jantung lemah dapat diakibatkan oleh beberapa faktor yang tidak disadari ibu sebelumnya, ini dapat saja mempengaruhi kesehatan jantungnya pada akhir usia kehamilan atau masa persalinan.
  1. Ibu mengkonsumsi obat obatan pereda rasa nyeri misalnya aspirin, antibiotik dan lain lain.
  2. Mengkonsumsi makanan siap saji secara berlebihan dan teratur selama masa kehamilan
  3. Selama masa kehamilan ibu terlalu sering berinteraksi dengan polusi udara atau radikal bebas.
  4. Ibu hamil kurang istirahat dan tidak memiliki asupan gizi yang seimbang
  5. Selama hamil ibu tidak pernah melakukan olahraga untuk ibu hamil atau terlalu sering tidur dan duduk-duduk saja.
  6. Selama hamil ibu tidak bisa mengendalikan stres dan kondisi suasana hati yang sedang labil, kondisi  dapat menyebabkan detak jantung bayi menjadi tidak beraturan
  7. Terlalu banyak makan makanan yang mengandung garam serta bahan pengawet atau penyedap rasa.

Jika seseorang melakukan kesalahan selama masa kehamilan seperti yang dijelaskan diatas, maka bisa dipastikan ketika mendengarkan detak jantung bayi dengan menggunakan alat ultrasonografi, maka detak jantungnya akan sangat lemah dan sering timbul menghilang.

Jika usia kehamilan masih berusia 5 bulan maka kesalahan tersebut masih dapat diperbaiki agar detak jantung bayi lebih sehat dan berdenyut dengan normal yaitu dengan mengubah gaya hidup yang lebih sehat misalnya mengkonsumsi banyak makanan yang bernutrisi lengkap, hindari paparan polusi, istirahat cukup dan tidak mengkonsumsi obat obatan jenis apapun juga selain resep dari dokter.
Share:

Penyebab Bayi Terlilit Tali Pusar Dalam Kandungan

8 Penyebab Bayi Terlilit Tali Pusar Dalam Kandungan

Semua ibu hamil sangat takut dengan kejadian jika bayi yang ada dalam kandungan ternyata terlilit tali pusar. Beberapa kasus yang sering terjadi memang bisa menyebabkan bayi meninggal dalam kandungan atau proses persalinan dengan resiko yang cukup tinggi. Biasanya ibu hamil sangat khawatir jika tali pusar sampai melilit leher, maka bayi meninggal karena tidak bisa bernafas. Namun sebenarnya bayi mendapatkan nutrisi dan oksigen dari tali pusat tersebut. Bayi tidak bernafas dalam kandungan dan baru akan bernafas ketika mereka bisa menghirup udara. Ini berarti bayi baru bernafas setelah lahir. Jadi penyebab resiko kematian karena terlilit tali pusar memang bukan yang utama. 

Berikut ini penyebab bayi terlilit tali pusar :

1. Tali Pusar Terlalu Panjang

Ketika tali pusar yang dimiliki bayi terlalu panjang, maka beberapa gerakan bayi dalam kandungan bisa menyebabkan masalah ini. Gerakan bayi yang kuat dalam kandungan bisa meningkatkan ketegangan tali pusar. Akibatnya tali pusar yang meregang bisa membuat bayi terlilit. Umumnya hal ini bisa menyebabkan lilitan pada bagian leher  bayi. Namun tali pusar yang panjang juga bisa menguntungkan karena bisa melindungi aliran darah dari ibu ke bayi. Tapi jika berlebihan juga bisa menyebabkan resiko kelahiran prematur.

2. Gerakan Bayi yang Kuat

Umumnya setiap bayi memiliki ukuran tali pusat yang berbeda-beda. Tali pusar bekerja untuk melindungi janin agar selalu mendapatkan nutrisi dari ibu. Tali pusat berisi sebuah zat gelatin atau jeli yang berfungsi untuk melindungi pembuluh darah dalam tali pusar. Gelatin juga berfungsi untuk melindungi pembuluh darah tali pusar agar tidak terkena tekanan yang berlebihan. Ketika gerakan bayi normal maka tali pusar akan normal namun jika gerakan berlebihan maka tali pusar juga bisa menjadi panjang. Jadi dorongan gerakan bayi yang kuat dalam kandungan akan mendorong bayi terkena lilitan tali pusar. Ibu hamil harus mengikuti semua perkembangan janin dari tahap awal sampai akhir kehamilan.

3. Bayi Turun ke Ruang Panggul

Pada akhir kehamilan maka biasanya bayi sudah mulai turun ke ruang panggul. Ketika masih dalam puncak rahim maka bayi memiliki tali pusar yang mengikuti gerakan bayi. Jika bayi masuk ruang panggul maka semua paket plasenta termasuk tali pusar juga akan dibawa turun oleh bayi. Posisi saat itu biasanya air ketuban masih penuh sehingga mendorong tali pusar melilit bayi, terutama pada bagian leher. Jika hal ini terjadi maka biasanya tali pusar akan terbawa bayi sesuai dengan gerakan putaran dari ujung fundus hingga ke ruang panggul. Umumnya kondisi ini memang menjadi tanda-tanda akan melahirkan dalam waktu dekat.

4. Kehamilan Kembar

Kehamilan kembar juga bisa menyebabkan resiko bayi terlilit tali pusar. Lilitan tali pusar bisa terjadi pada bayi itu sendiri atau acak dengan kembarannya. Kondisi ini biasanya sudah terdeteksi pada pertengahan kehamilan. Biasanya kehamilan kembar juga akan lahir pada waktu yang lebih awal sehingga posisi bayi turun ke ruang panggul juga lebih cepat. Kehamilan kembar dengan kantung ketuban satu memiliki resiko bayi terkena lilitan tali pusar yang lebih besar.

5. Ukuran Bayi Terlalu Besar

Ukuran bayi yang terlalu besar seperti pada ibu hamil yang menderita diabetes gestasional juga memiliki resiko tinggi bayi terlilit tali pusar. Bayi dengan ukuran yang besar sebenarnya dipengaruhi dari kadar gula yang tinggi semasa ibu sedang hamil. Kadar gula dalam ibu juga bisa melewati plasenta dan kemudian diolah oleh pankreas janin untuk menghasilkan insulin. Hal inilah yang menyebabkan bayi berukuran besar. Akibatnya gerakan dan berbagai dorongan posisi bayi inilah yang membuat bayi terlilit tali pusar. Jadi semua ibu hamil harus waspada dengan bahaya diabetes saat hamil yang bisa menjadi penyebab bayi lahir prematur. 

6. Ibu Hamil Kurang Nutrisi

Ibu hamil yang mengalami kekurangan nutrisi juga bisa menyebabkan bayi terlilit tali pusat. Kekurangan nutrisi menyebabkan tali pusar kekurangan zat gelatin (jelly Wharton). Akibatnya perlindungan terhadap pembuluh darah dalam tali pusar juga akan menurun. Gelatin ini berfungsi untuk membuat tali pusar menjadi lentur dan bisa bergerak bebas dalam genangan air ketuban. Jika kekurangan nutrisi maka ketika bayi bergerak, kemungkinan lilitan tidak bisa kembali seperti semula. Jadi usahakan semua ibu hamil mengikuti pedoman gizi ibu hamil berdasarkan trimester kehamilan.

7. Kondisi Kehamilan Polihidramnion

Ibu hamil yang mengalami kondisi polihidramnion juga bisa menjadi penyebab bayi terlilit tali pusar. Hidramnion adalah kondisi kehamilan ketika cairan ketuban yang dihasilkan selama kehamilan sangat besar. Ini membuat bayi bisa bergerak kemana saja. Gerakan yang terlalu lincah akan meningkatkan bayi terlilit tali pusar. Resiko kehamilan dengan masalah air ketubah berlebihan juga bisa menyebabkan masalah lain seperti kelahiran prematur, pecah air ketuban sebelum kelahiran, dan plasenta yang terpisah dari rahim. Memang ada berbagai akibat kelebihan air ketuban yang sangat berbahaya untuk ibu hamil. Diantaranya adalah penyebab pecah ketuban dini.

8. Komplikasi Selama Persalinan Normal

Komplikasi selama persalinan normal juga bisa menyebabkan bayi terlilit tali pusar. Kelahiran sungsang bisa membuat bayi menerima resiko terlilit tali pusat yang lebih besar. Karena itu kelahiran sungsang biasanya akan membutuhkan bidan atau dokter yang sudah ahli. Jika bayi terlilit tali pusar maka bisa menyebabkan resiko kematian bayi saat persalinan juga semakin tinggi. Ibu hamil harus bersiap menghadapi bahaya melahirkan bayi sungsang. Komplikasi masalah tali pusar memang menjadi penyebab bayi sungsang dalam kandungan.

Tanda-Tanda Bayi yang Terlilit Tali Pusat

  1. Setelah bayi masuk ke usia 37 minggu maka aktifitas janin terlihat sangat menurun. Untuk mengetahui hal ini biasanya dokter akan melakukan deteksi dengan USG. Pemeriksaan rutin sangat diperlukan untuk mengetahui resiko bayi apakah dalam kondisi berbahaya atau tidak.
  2. Setelah janin masuk ke usia 35 minggu, maka janin tidak bisa masuk ke rongga panggul. Biasanya pada usia ini maka bayi sudah bersiap untuk mencari jalan lahir sehingga kepala masuk ke ronggal panggul.
  3. Posisi bayi pada usia lebih dari 34 minggu akan menjadi sungsang. Seharusnya posisi bayi sudah mulai turun ke rongga panggul, namun karena terlilit tali pusar maka tidak bisa memutar. Usaha untuk memutar bayi juga tidak bisa banyak membantu.
  4. Aktifitas bayi menjadi sangat rendah dan hal ini bisa dideteksi dengan detak jantung bayi yang semakin menurun. Aktifitas ini akan akan menurun terus selama ibu hamil akan melahirkan dan sudah mulai kontraksi.

Cara Deteksi Bayi Terlilit Tali Pusat

Tidak ada cara yang pasti untuk mengetahui apakah bayi Anda terlilit tali pusar atau tidak kecuali dengan pemeriksaan secara teratur. Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan dengan USG untuk melihat, apakah bayi terlilit tali pusar. Jenis USG 3 dimensi atau USG 4 dimensi sangat disarankan untuk melihat kondisi tali pusar yang melilit bayi. Ketika bayi sudah mengalami hal ini maka sangat penting untuk melakukan pemeriksaan secara teratur. Pemeriksaan teratur juga bisa membantu ibu dan pihak medis untuk membuat keputusan persalinan yang tepat.

Prosedur Persalinan untuk Bayi Terlilit Tali Pusar

  1. Persalinan untuk ibu yang mengandung bayi yang terlilit tali pusar harus dilakukan dengan ahli yang sudah berpengalaman. Jika bayi mengalami sungsang sehingga tali pusar melilit leher bayi, maka tindakan memutar bayi bisa dilakukan menjelang proses persalinan.
  2. Jika bayi sudah terlilit tali pusar sementara jadwal persalinan masih jauh, maka ibu bisa dibantu dengan memberikan oksigen. Pemberian oksigen bisa dilakukan di rumah dengan mengatur posisi ibu hamil tidur miring. Cara ini akan membantu bayi mendapatkan oksigen karena tekanan oksigen bayi akan menurun karena tali pusar yang terlilit.
  3. Jika dalam pemeriksaan diketahui posisi bayi sudah masuk ruang panggul, tidak ada masalah detak jantung, ibu hamil sehat, dan sudah masuk masa persalinan ditandai dengan pembukaan dinding rahim maka ibu bisa melahirkan normal. 
  4. Jika akan melakukan persalinan normal dan ibu hamil memenuhi syarat untuk melahirkan secara normal maka sebaiknya dokter tidak memberikan obat untuk induksi. Pemberian obat induksi bisa menyebabkan kontraksi yang berlebihan dan bayi mengalami stres dalam rahim.
  5. Jika ibu hamil sudah lemah, detak jantung bayi dan ibu menurun drastis, maka biasanya dokter akan menyimpulkan untuk melahirkan dengan operasi caesar. 

Penyebab Bayi Meninggal Akibat Lilitan Tali Pusar

Selama ini banyak ibu yang khawatir jika bayi meninggal akibat lilitan tali pusar. Memang ada beberapa kasus yang menyebabkan bayi meninggal baik di dalam kandungan atau ketika baru lahir. Pada dasarnya penyebab bayi meninggal karena lilitan tali pusar, adalah lilitan yang membuat bayi terjerat pada saat trimester pertama bisa membuat bayi kekurangan oksigen. Ketika bayi kekurangan oksigen maka bayi bisa meninggal. Kondisi ini bisa terjadi pada pertengahan kehamilan atau menjelang persalinan.

Cara Mencegah Bayi Terlilit Tali Pusar

Banyak ibu hamil yang sangat ketakutan dengan masalah bayi yang terlilit tali pusar. Namun proses ini sangat alami sehingga tidak ada cara yang bisa mencegah supaya bayi tidak terlilit tali pusar. Janin akan bergerak dengan nyaman karena ada air ketuban dalam rahim ibu. Ketika bergerak kemungkinan bayi akan terlilit tali pusar, namun dengan gerakan yang lain maka lilitan itu juga bisa lepas. Gerakan bayi yang terlalu banyak menyebabkan lilitan lebih banyak dan tidak bisa lepas. Jadi hal yang bisa dilakukan ibu hamil adalah mencegah resiko komplikasi. Pemeriksaan secara teratur sangat penting untuk mengetahui kondisi kehamilan.

Semua ibu hamil pasti sangat takut dengan masalah lilitan tali pusar pada bayi. Meskipun tidak ada cara untuk mencegahnya, namun memantau kondisi kehamilan sangat penting untuk bayi Anda.

Share:

Cara Menjaga Kehamilan Trimester Pertama Agar Tidak Kegugura

Cara Menjaga Kehamilan Trimester Pertama Agar Tidak Kegugura

Kehamilan terbagi menjadi tiga trimester dan trimester pertama merupakan masa dimana janin masih rapuh dan rentan mengalami keguguran karena pada saat itu janin belum terbentuk sempurna. Sebagai calon ibu tentunya Anda tidak ingin sesuatu terjadi pada bayi Anda, oleh karena itu penting sekali bagi wanita untuk mengetahui apa saja cara menjaga kehamilan trimester pertama yang perlu dilakukan untuk . Berikut beberapa tips mudah yang bisa Anda lakukan.

1. Tetap Semangat Beraktivitas

Meskipun Anda harus berhati-hati selama trimester pertama karena janin yang masih belum sempurna, hal itu bukan berarti bahwa Anda harus terus menerus tidur dan tidak beraktivitas. Justru dengan kurang bergerak akan membuat janin tidak sehat dan otot tubuh pun menjadi lemah. Jadi tetaplah beraktivitas seperti biasa selama tidak terlalu berbahaya misalnya mengangkat beban yang berat. Lakukanlah rutinitas biasa Anda sehari-hari sambil berhati-hati.

2. Lakukan Olahraga Ringan

Berolahraga juga penting untuk kesehatan ibu dan janin, jadi sempatkanlah waktu untuk berolahraga ringan seperti jogging atau berjalan kaki. Olahraga tersebut sangat mudah dan murah sehingga Anda tidak perlu menghabiskan banyak uang.

3. Perhatikan Makanan yang Dikonsumsi 

Seringkali wanita yang sedang hamil muda mengalami perubahan nafsu makan karena beberapa faktor hormonal misalnya munculnya rasa mual dan muntah. Meskipun ibu hamil perlu asupan gizi yang cukup, namun Anda juga tidak perlu terlalu memaksakan diri dalam memilih makanan yang dikonsumsi. Hindarilah makanan pantangan ibu hamil yang bisa membuat Anda merasa mual namun tetap pilih makanan sehat seperti buah dan sayur. Makanlah dalam porsi yang kecil namun berulang-ulang agar tubuh tetap mendapatkan energi.

Hindari makanan berlemak tinggi dan biasakan makan serat serta agar pencernaan lancar. Selain itu makan dalam porsi kecil juga baik untuk perut Anda karena saat hamil trimester pertama biasanya perut terasa kembung disebabkan oleh gas yang terkumpul di dalam perut saat hormone progesterone meningkat.

4. Hindari Emosi dan Stress

Perubahan Hormonal yang terjadi pada trimester pertama kehamilan juga berdampak pada psikologis sang ibu. Umumnya wanita yang sedang hamil muda cenderung sensitif dan mudah tersinggung, Hal ini jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan stress yang juga berdampak pada kesehatan janin. Jadi usahakan untuk mempersiapkan diri agar lebih sabar sehingga emosi Anda pun bisa terkontrol dengan baik.

5. Konsultasikan dengan Dokter

Jika ada hal-hal yang mengganggu Anda selama trimester pertama, cobalah ceritakan pada dokter Anda untuk mendapatkan solusinya. Bersikaplah terbuka dengan dokter Anda mengenai perubahan-perubahan yang terjadi selama kehamilan dan hal-hal apa yang sedang Anda khawatirkan terkait dengan kondisi tersebut. Rutin melakukan pemeriksaan dapat membantu Anda menjaga kesehatan bayi karena Anda bisa mendapatkan saran dan masukan dari dokter mengenai apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

6. Istirahat yang Cukup

Jika Anda merasa lelah beraktivitas, istirahatlah dan biarkan tubuh Anda bersantai sejenak. Tidak perlu memaksakan diri untuk terus bergerak jika memang sudah lelah. Hal ini juga sangat penting untuk diperhatikan jika Anda merupakan wanita karir yang bekerja diluar rumah karena tentunya banyak hal yang akan menyita waktu Anda. Usahakan untuk tidak terlalu memikirkan masalah pekerjaan dan seimbangkan pekerjaan dengan istirahat yang cukup serta perhatikan juga posisi tidur yang berbahaya bagi ibu hamil agar Anda bisa beristirahat dengan posisi yang tepat.

Makanan Bergizi untuk Ibu Hamil Trimester Pertama

Makanan merupakan salah satu kunci penting untuk menjaga kesehatan janin selama trimester pertama. Oleh karen itu penting sekali bagi calon ibu untuk mengetahui makanan penguat kandungan apa saja yang diperlukan untuk menunjang kebutuhan gizi janin.

1. Buah-Buahan

Kandungan nutrisi yang ada di alam buah-buahan sangat penting untuk memenuhi kebutuhan ibu dan janin, tapi tidak semua buah boleh dikonsumsi selama kehamilan trimester pertama. Pilihlah buah yang segar bukan buah yang sudah diawetkan dan hindari makan pepaya muda, durian, delima dan nanas. Buah-buahan yang dianjurkan adalah pisang, semangka dan masih banyak lagi. Manfaat pisang untuk ibu hamil yang sangat banyak membuat buah satu ini aman dikonsumsi setiap hari. Beragam manfaat Semangka untuk ibu hamil muda dan hamil tua pun dapat memberikan nutrisi selama fase kehamilan. Jangan lupa mengkonsumsi buah yang berserat agar pencernaan tetap lancar selama kehamilan.

2. Sayuran

Salah satu cara mengatasi mual saat hamil tanpa obat yang aman adalah dengan konsumsi sayuran. Sayuran adalah menu yang aman saat Anda mengalami mual atau morning sickness. Sayuran banyak mengandung asam folat yang baik untuk pertumbuhan janin. Beberapa jenis sayuran yang kaya akan asam folat adalah sawi, bayam dan brokoli.

3. Kacang-Kacangan

Selain sayuran, asam folat juga terkandung di dalam beberapa jenis kacang-kacangan seperti kacang hijau, kacang kedelai dan kacang merah. Bukan hanya asam folat, kenis kacang-kacangan tersebut pun juga mengandung B3. Anda bisa mengolah jenis kacang-kacangan tersebut menjadi bubur dan susu agar rasanya lebih nikmat.

4. Seafood

Kandungan asam lemak omega 3 dalam ikan sangat baik untuk perkembangan otak. Selain itu mengkonsumsi seafood juga memenuhi kebutuhan protein saat hamil. Ada banyak jenis seafood yang bisa dikonsumsi selama kehamilan trimester pertama misalnya udang. Akan tetapi dalam memilih jenis ikan laut sebaiknya berhati-hati agar tidak salah memilih ikan yang bermerkuri. Salmon merupakan pilihan yang tepat agar janin tidak berpotensi mengalami kecacatan karena merkuri yang terkandung di dalam ikan.

5. Air Kelapa

Ada banyak manfaat air kelapa hijau untuk ibu hamil yang bisa Anda nikmati. Saat tubuh Anda lemas dan lesu selama kehamilan, minum air kelapa bisa menjadi solusi yang tepat karena di dalamnya terkandung elektrolit untuk mengganti cairan tubuh. Air kelapa merupakan air alami yang mengandung banyak kandungan nutrisi serta sangat menyegarkan. Jadi selain minum air putih Anda bisa sesekali minum air kelapa.

6. Susu

Kebutuhan ibu hamil dan janin akan protein perlu dipenuhi dengan mengkonsumsi berbagai jenis makanan kaya protein yang berbeda. Susu bisa menjadi salah satu pilihan minuman kaya protein yang tepat untuk memenuhi nutrisi selama kehamilan. Jika Anda merasa mual minum susu sapi, beralihlah ke susu kedelai yang juga sama bernutrisinya.

Itulah beberapa hal yang perlu dilakukan Selama trimester pertama kehamilan. Untuk lebih detailnya kunjungi dokter kandungan secara berkala agar permasalah dan keluhan yang dirasakan selama kehamilan dapat teratasi dan kesehatan janin dapat terjaga. Selain itu, berbagi pengalaman dengan para ibu hamil lain juga bisa menambah pengetahuan Anda mengenai gejala-gejala yang muncul di trimester pertama. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebutuhan nutrisi tubuh dan janin agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.karena penyebab keguguran pada hamil muda juga bisa disebabkan oleh pola hidup dan makanan.

Share:

Resiko Operasi Caesar Bagi Ibu dan Bayi

Resiko dari Operasi Sesar

Resiko dari Operasi Sesar. Operasi sesar adalah operasi untuk mengeluarkan bayi lewat dinding perut yang di bedah. Operasi tersebut dilakukan oleh berbagai faktor misalnya trauma, tidak menyakitkan, ingin cepat berlangsung. Pelaksanaan sesar dilakukan sekitar 30 menit-2 jaman. Dan jika operasi sesar mempunyai kemudahan untuk melahirkan bayi, tetapi mempunyai resiko yang buruk terhadap ibu maupun bayi yang di lahirkan.
  
Adapun Resiko dari Operasi Sesar banyak yang menyepelekan hal tersebut, karena wanita lebih banyak memilih sesar untuk kemudahan saat melahirkan. Baiklah, lihat saja apa-apa saja Resiko dari Operasi Sesar berikut ini:

Resiko Operasi Sesar bagi Ibu

Operasi caesar yang gagal dapat mengakibatkan berisiko kematian pada ibu. Di AS, tingkat kematian pada caesar atas kemauan sendiri adalah 5,9 per 100.000 kelahiran, dibandingkan 2,1 pada persalinan normal. Masa pemulihan yang lebih lama, bisa sampai 6 minggu atau lebih. Risiko infeksi pasca pembedahan yang berkisar antara 2-15%. Infeksi terutama pada saluran kencing dan lebih sering terjadi pada ibu yang kegemukan. Frekuensi peredarahan yang lebih tinggi. Mengalami masalah pada plasenta, ruptur kandungan dan pertumbuhan janin di luar rahim (ectopic) pada kehamilan berikutnya. Penundaan pemberian ASI dan jalinan hubungan emosi ibu-anak karena adanya luka operasi dan pengaruh obat bius. Bayi hasil operasi caesar biasanya langsung ditempatkan di ruang observasi.

Terlepas dari banyaknya permintaan untuk persalinan caesar, sebenarnya prosedur ini memiliki risiko yang cukup tinggi. Persalinan caesar memiliki risiko kematian ibu 3 kali lebih besar dibandingkan persalinan normal. Angka kematian langsung akibat persalinan caesar adalah 5,8 dari setiap seratus ribu persalinan.

Selain itu, anggapan bahwa melahirkan normal jauh lebih sakit dibandingkan melahirkan caesar juga tidak sepenuhnya benar. Persalinan dengan bedah caesar memiliki angka kesakitan sekitar 27,3 persen lebih tinggi dibandingkan persalinan normal. Peningkatan risiko akibat persalinan caesar adalah:
  1. Kemungkinan 5 kali lebih besar untuk mengalami henti jantung.
  2. Kemungkinan 3 kali lebih besar untuk dilakukan pengangkatan rahim atau histerektomi karena terjadi pendarahan sebagai komplikasi persalinan caesar.
  3. Kemungkinan 3 kali lebih besar untuk mengalami infeksi masa nifas. 
  4. Kemungkinan 2 kali lebih besar untuk mengalami sumbatan pembuluh darah.

Resiko Operasi Sesar bagi Bayi

Persalinan caesar ternyata tidak hanya memengaruhi kondisi ibu, tapi juga bayi yang dilahirkan. Risiko kematian bayi, risiko gangguan pernafasan bayi, risiko gangguan otak bayi dan risiko trauma bayi menjadi 3,5 kali lebih besar dibandingkan persalinan normal.

Bahkan ketika bayi Anda yang dilahirkan caesar tidak mengalami masalah di atas, persalinan caesar memiliki dampak cukup besar terhadap daya tahan tubuh anak. Prof. Patricia Lynne Conway, Adjunct Associate Professor, School of Biotechnology and Biomolecular Science di The University of New South Wales mengatakan bahwa berbagai penelitian yang dilakukan menunjukkan adanya perbedaan komposisi mikrobiota saluran cerna pada bayi yang dilahirkan secara caesar dibandingkan dengan bayi yang dilahirkan normal. 
Padahal mikrobiota memiliki peranan penting dalam pematangan sistem daya tahan tubuh bayi, khususnya dalam membentuk toleransi oral (mulut) dan mengurangi risiko alergi. Ini bisa memengaruhi daya tahan tubuh bayi karena meski sistem imunitas usus telah matang pada bayi yang lahir cukup bulan, namun fungsi perlindungan ususnya memerlukan rangsangan kolonisasi bakteri pada awal kehidupan bayi.

Bayi lahir caesar membutuhkan waktu sekitar enam bulan untuk mencapai mikrobiota usus yang serupa dengan bayi yang lahir normal. “Hasil-hasil penelitian menunjukkan bahwa bayi-bayi yang lahir caesar memiliki waktu pembentukan mikrobiota saluran cerna yang tertunda serta memiliki risiko lebih tinggi akan berbagai jenis penyakit,” ujar Prof. Conway.
  
Bayi hasil caesar berpeluang lebih tinggi mengalami gangguan pernafasan (neonatal respiratory distress). Risiko mengidap asma juga lebih besar pada bayi hasil caesar. Risiko bayi terkena pisau bedah. Risiko kelahiran prematur. Seringkali, sulit untuk menghitung umur bayi yang sebenarnya. Bila bayi ternyata masih berumur di bawah 36 bulan maka akan ada risiko karena kelahiran prematur, seperti masalah pernafasan, suhu tubuh dan pencernaan.

Setelah melihat banyaknya Resiko dan Dampak Buruk dari Operasi Sesar, maka kami menyarankan anda untuk sebaiknya menghindari persalilan sesar. Selain harga operasinya yang mahal juga mempunyai danpak yang buruk.. 

13 Resiko Operasi Caesar Bagi Ibu dan Bayi :

Operasi Caesar memang salah satu jenis operasi yang sudah umum. Memang biasanya dilakukan pada ibu yang akan melakukan persalinan atau melahirkan. Tujuannya jelas, untuk menyelamatkan nyawa si jabang bayi dan juga ibundanya jika dilakukan dengan kelahiran normal. Oleh sebab operasi ini menyangkut kedua nyawa sekaligus, dalam penggolongan operasi caesar di masukkan pula ke dalam operasi besar.

Namun, mengapa operasi ini sangat diminati ? 

Operasi besar ini melakukan proses pembedahan yang cukup besar, yakni dari dinding perut sampai dengan rahim. Membayangkan saja sudah ngeri. Namun memang metode kelahiran ini menjadi pilihan bagi sebagian orang. Benar, memang banyak orang kaya, berdompet tebal, lebih memilih melakukan proses kelahiran dengan tema operasi Caesar. Dari segi biaya, operasi ini tergolong cukup mahal. Sebab calon ibunda yang melakukan operasi ini tidak akan merintih kesakitan saat menjalankan operasi. Di berikannya obat bius memang cukup efektif untuk menjaga dari rasa sakit.

Namun sebenarnya kelahiran dengan caesar, cukup mengandung resiko. Berikut ini diantaranya :

1. Masalah baru seputar operasi

Operasi Caesar meski di nilai cukup aman, namun bukan berarti tak akan terjadi masalah seputar operasi. Misalnya seperti masalah obat-obatan yang di lakukan untuk pembiusan, atau obat obatan yang digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri. Rasa sakit pasien yang melakukan operasi Caesar akan terasa ketika pasca operasi. Bahaya operasi caesar ini harus bisa dengan cepat ditangani agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

2. Muncul resiko alergi dan infeksi

Beberapa orang yang melakukan operasi caesar, akan di berikan beberapa antibiotik dalam rangka masa penyembuhan dan pemulihan. Hal ini tidak mustahil untuk terjadi resiko infeksi dan alergi terhadap zat antibiotik tersebut. Secara mekanisme, tubuh mampu menciptakan antibiotik sendiri. Jika antibiotik tersebut memiliki sifat tidak sesuai pada tubuh pasien, yang akan terjadi adalah alergi.

Resiko alergi dan infeksi ini dapat terjadi karena :
  • pantangan makanan ibu hamil
  • makanan yang dapat menyebabkan keguguran
  • bahaya gigi berlubang bagi ibu hamil

3. Pendarahan akan lebih tinggi

Operasi Caesar meliputi pembedahan bagian perut sampai rahim. Banyaknya kulit yang akan disayat, maka  banyak pula darah yang akan mengucur keluar. Hal inilah yang akan memicu pendarahan lebih tinggi. Kondisi ini akan mengakibatkan sang ibunda menderita anemia, sehingga perlu dilakukan transfusi darah segera.

Beberapa kondisi tersebut juga bisa mengakibatkan wanita mengalami pendarahan :
  • hamil anggur
  • proses kuret janin tidak berkembang
  • gejala kehamilan ektopik terganggu

4. Biaya kelahiran ‘membengkak'

Biaya yang akan anda keluarkan demi melakukan operasi ini memang tergolong mahal. Alat yang di gunakan harus lengkap, dan dokter yang menangani harus benar benar berpengalaman (menilik salah satu operasi besar). Bukan hanya itu, proses pemulihan dan penyembuhan pasien juga akan lebih lama, sehingga ia terpaksa tinggal di rumah sakit dalam waktu panjang pula. Itulah yang menyebabkan pembengkakan biaya.

5. Rasa sakit caesar lebih lama

Melakukan operasi Caesar menggunaka obat bius. Oleh sebab itu, ketika berlangsungnya operasi tidak akan terasa sakit sama sekali. Namun ketika masa biusan habis, akan sangat sakit. Bahkan rasa sakit tersebut bertahan lebih lama dari pasien yang melakukan persalinan normal. Hal ini sangat memberatkan bagi sang bunda dalam menjaga si jabang bayinya.

Tidak hanya operasi caesar, beberapa kondisi dengan rasa sakit yang luar biasa saat kehamilan, merupakan tanda :
  • tanda tanda akan melahirkan
  • flek bercak darah saat hamil
  • gejala endometriosis

6. Muncul masalah pada organ lain

Area pembedahan operasi Caesar di mulai dari perut sampai rahim. Secara otomatis, organ lain yang tidak berpengaruh seperti usus besar, kandung kemih, otot otot rahim juga akan ikut andil. Hal ini akan menyebabkan berkurangnya fungsi organ lain. Seperti resiko melemahnya usus besar dan otot rahim serta pembentukan darah beku di kaki dan panggul.

Gangguan organ lain juga bisa disebabkan oleh :
  • hipertensi dalam kehamilan
  • bahaya aborsi
  • efek samping pil KB

7. Resiko Caesar kembali Hingga Kemandulan

Pasien yang melakukan proses kelahiran dengan Caesar, biasanya pada kelahiran selanjutnya juga melalui bedah saecar pula. Hal ini di sebabkan karena kemungkinan resiko adanya plasenta yang tertahan. Pasien yang melakukan operasi Caesar akan melukai beberapa organ lain terlebih organ reproduksi. Hal ini sangat rawan sekali terhadap susahnya terjadi kehamilan. Oleh sebab itu resiko wanita yang melakukan bedah Caesar akan memiliki resiko kemandulan lebih tinggi dari pada yang melakukan persalinan normal.

8. Meningkatkan masalah pernafasan Bayi

Masalah pernafasan (neonatal respiratory distress) menjadi hal rawan namun cukup berbahaya bagi bayi. Salah satunya adalah lupanya bernafas. Hal ini di pandang cukup sepele, namun cukup mengkhawatirkan. Selain itu, masalah temperatur dan suhu untuk bayi baru yang memasuki dunia luar kandungan.

Kondisi gangguan pernafasan bayi juga bisa dipengaruhi oleh :
  • kelahiran prematur
  • bahaya polusi untuk ibu hamil
  • bahaya merokok saat hamil

9. Resiko kematian bayi tetap tinggi

Menurut penelitian yang di lakukan di Amerika Serikat, tingkat kematian pada wanita yang melakukan operasi bedah Caesar karena keinginan sendiri mencapai 5,9 per 100.000 kelahiran. Perbandingan tersebut disamakan dengan wanita yang melahirkan secara normal hanya 2,1 saja.

Kondisi kematian bayi ini juga banyak diakibatkan oleh :
  • bahaya bayi kuning
  • bahaya keputihan bagi ibu hamil
  • air ketuban sedikit saat hamil

10. Resiko infeksi lebih tinggi bagi wanita gemuk

Melakukan operasi bedah Caesar pada wanita gemuk ternyata lebih beresiko. Hal ini berkaitan dengan adanya masalah pasca operasi seperti adanya infeksi. Beberapa yang paling sering terjadi adalah infeksi pada saluran kencing. Bahaya obesitas bagi ibu hamil ini juga bisa terjadi karena :
  • bahaya ibu hamil makan mie instan
  • bahaya kafein bagi ibu hamil

11. Pemberian ASI yang tertunda

Ibunda yang melakukan operasi caesar akan mengalami masa pemulihan lebih lama. Hal ini disebabkan karena cukup banyak titik dan organ yang harus di sembuhkan. Selain itu, juga lebih sakit dalam waktu lama. Untuk mengurus diri sendiri saja terasa sulit. Apalagi masih harus menyusui anak. Obat-obatan yang di minum seperti obat bius untuk masa penyembuhan cukup beresiko jika sampai terminum (lewat asi) oleh bayi. Memerlukan waktu sedikit lama untuk bisa memulai menyusui.

12. Sistem imunitas bayi Caesar lebih lemah

Bayi yang dilahirkan secara normal memiliki komposisi mikrobiota saluran cerna yang cukup. Kandungan ini secara aktif akan menjadi imunnitas bayi terutama dalam oral dan mengurangi resiko alergi. Bahkan usus bayi memerlukan kolonisasi beberapa bakteri tertentu untuk mencapai perlindungan maksimal. Sedangkan bayi yang lahir melalui operasi Caesar memiliki kandungan mikrobiota lebih sedikit. Bahkan mereka memerlukan waktu 6 bulan untuk memiliki kandungan cukup mikrobiota yang setara dengan bayi yang lahir secara normal.

Semua ini telah teruji dalam penelitian Prof. Patricia Lynne Conway, Adjunct Associate Professor, School of Biotechnology and Biomolecular Science di New South Wales University.

13. Resiko terjadinya human error

Operasi merupakan salah satu kegiatan yang memperlukan ketepatan, kecekatan, dan ketelatenan tinggi. Dokter handal dalam operasi Caesar pasti pernah melakukan kesalahan atau biasa di sebut human error. Beberapa kisah mengenai human error dalam operasi Caesar adalah seperti ketertinggalan kasa di dalam perut rahim. Meskipun hal ini sangat sepele, adanya benda asing sebesar dan selunak kasa pun akan sangat menyakitkan jika tertinggal di dalam perut rahim usai melahirkan.

‘Kelupaan’ untuk mengambil hal tersebut merupakan murni tindak ketidaksengajaan. Kesalahan dokter bisa terjadi pada siapa saja, sekalipun ia adalah dokter handal. Untuk itu, terjadinya human error pada operasi Caesar cenderung lebih tinggi. Meskipunn  human error saat operasi caesar dapat terjadi, namun hal ini juag teteap ada pada resiko melahirkan normal setelah caesar.

Catatan Bagi yang Memilih Kelahiran Caesar

Ulasan di atas bukan berarti tidak membolehkan anda melakukan operasi Caesar. Hanya saja, beberapa hal besar tersebut mampu di jadikan pertimbangan yang cukup besar sebelum melakukan operasi bedah Caesar. Terlebih jika ini adalah kelahiran pertama anda. Melakukan operasi Caesar juga tidak sepenuhnya buruk. Hanya saja, jika anda bisa dan mampu melahirkan secara normal, mengapa tidak?

Sebenarnya, baik melahirkan Caesar dan normal akan mengalami rasa sakit yang sama. Hanya mungkin waktu yang berbeda dan lamanya rasa sakit. Sangat di sayangkan jika anda mampu dan cukup kuat kondisi tubuh bagus untuk melahirkan normal, namun memilih operasi Caesar karena rasa takut saat melahirkan.

Namun jika kondisi anda buruk. Bahkan kondisi bayi dikandungan anda yang mulai melemah. Maka satu-satunya tindakan untuk menyelamatkan keduanya ataupun salah satunya adalah melalui Caesar, tak apalah. Lakukan saja hal tersebut. Mungkin itulah yang terbaik, untuk semuanya. Terutama bagi sang bayi dan ibunda.

Share:

Mengatasi Masalah Kesehatan Pada Ibu Hamil

CARA MENGATASI MASALAH KESEHATAN IBU

KETIKA IBU HAMIL MENGALAMI TANDA BAHAYA KEHAMILAN
  1. Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan atau petugas kesehatan terdekat.
  2. Di fasilitas kesehatan atau petugas kesehatan terdekat, ibu akan memperolah pelayanan kesehatan untuk menyelamatkan kehamilan ibu dan cara-cara menjaga kehamilan sehingga ibu selamat dan bayi lahir sehat.

KETIKA KELUARGA MERASA KEHAMILAN ITU PROSES ALAMIAH
  1. Kehamilan itu memang proses alamiah, tetapi perlu dijaga supaya ibu selamat ketika melahirkan dan bayi lahir sehat.
  2. Kehamilan adalah anugerah Tuhan yang harus dijaga, tidak boleh diabaikan.
  3. Ibu agar memeriksakan kehamilannya minimal empat kali ke petugas kesehatan selama hamil untuk mengetahui kondisi kesehatan ibu dan bayi.

KETIKA KELUARGA MERASA LEBIH NYAMAN BERSALIN DENGAN DUKUN
  1. Dukun memiliki ketrampilan berdasarkan pengalaman secara turun menurun, sedangkan petugas kesehatan meiliki keahlian setelah memperoleh pendidikan formal.
  2. Bila ada kelainan kehamilan, petugas kesehatan dapat segera mengetahui apakah membahayakan jiwa ibu dan bayi. Petugas dapat segera merujuk ke rumah sakit terdekat. Peran dukun membantu untuk memandikan bayi, mengurut/ memijat ibu, dan sebagainya.

KETIKA KELUARGA MERASA LEBIH MAHAL BERSALIN DENGAN BIDAN
  1. Memeriksakan kehamilan ke Bidan tidaklah mahal. Jika dinilai dengan risiko ibu dan bayi yang mungkin meninggal akibat ditolong bukan oleh tenaga kesehatan.
  2. Ibu hamil lebih aman melahirkan di fasilitas kesehatan karena bila ada kelainan kehamilan segera diketahui dan dapat ditangani lebih awal sebagai pencegahan supaya ibu selamat dan bayi lahir sehat.
  3. Mulai tahun 2011 ada program Jaminan Persalinan yang dikhususkan bagi ibu hamil yang belum memiliki jaminan persalinan.

KETIKA ASI TIDAK KELUAR
  1. Kondisi kejiwaan ibu sangat mempengaruhi keluarnya ASI.
  2. Ibu harus bersuka cita karena memiliki anak.
  3. Ibu dapat mendatangi fasilitas kesehatan atau petugas kesehatan untuk memperoleh informasi dan cara melakukan pemijatan agar produksi ASI cukup.
  4. Ibu perlu makan dalam jumlah dua kali lipat daripada saat sebelum hamil karena selain kebutuhan juga untuk menghasilkan ASI.
  5. Makan sayuran hijau tua dan kacang-kacangan akan memperbanyak produksi ASI.

KETIKA IBU MENGALAMI PEMBENGKAKAN PAYUDARA
  1. Payudara yang membengkak pada saat menyusui adalah hal yang yang alamiah karena mengandung ASI.
  2. Ibu dapat mendatangi fasilitas kesehatan untuk memperoleh informasi dan cara mencegah pembengkakan payudara.

KALAU IBU TIDAK MAU IKUT KELUARGA BERENCANA (KB)
  1. Ibu perlu ber-KB minimal 2 tahun.
  2. Dengan ikut KB, ibu menunda kehamilan, sehingga ibu punya banyak waktu merawat kesehatan diri sendiri, anak dan keluarga. Bila ibu dinyatakan hamil berarti dalam tubuh ibu sudah ada janin yang perlu diperhatikan asupan makanannya sehingga pemberian ASI kepaqda anak yang masih balita perlu dihentikan.

KETIKA IBU TIDAK MENDAPAT DUKUNGAN KELUARGA (SUAMI/MERTUA)
  1. Memilih penolong saat kehamilan adalah hak ibu. Oleh karena menyangkut nyawa ibu dan bayi, ibu bertanggung jawab atas dirinya sendiri dan bayinya.
  2. Bila suami dan keluarga tidak mendukung untuk memeriksakan kehamilan ke petugas kesehatan, ibu dapat berkonsultasi dengan kader Posyandu atau petugas kesehatan untuk memberikan cara penyelesaian masalah yang terbaik.
  3. Minta bantuan kader Posyandu atau petugas kesehatan untuk memberikan informasi kepada suami dan keluarga tentang manfaat pemeriksaan kehamilan dan pertolongan persalinan ke petugas kesehatan.
  4. Dukungan suami dan keluarga sangat penting agar bayi dan ibu sehat dan selamat.
  5. Keluarga harus diberi pengertian bahwa kehamilan adalah anugerah Tuhan. Ibu hamil perlu dijaga dan memperolah pelayanan kesehatan yang memadai.



Share:

Penanggulangan Gizi Buruk

PENANGGULANGAN GIZI BURUK

UPAYA KESEHATAN MENGATASI MASALAH GIZI

  • Upaya Kesehatan Kuratif dan Rehabilitatif


  1. Penemuan aktif dan rujukan kasus gizi buruk.
  2. Perawatan balita gizi buruk
  3. Pendampingan balita gizi buruk pasca perawatan

  • Upaya Kesehatan Promotif dan Preventif

  1. Pendidikan (penyuluhan) gizi melalui promosi kadarzi
  2. Revitalisasi posyandu.
  3. Pemberian suplementasi gizi.
  4. Pemberian MP – ASI bagi balita gakin

KERANGKA KERJA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN GIZI BURUK

  • Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi
  • Komponen SKPG:

  1. Keluarga
  2. Masyarakat dan Lintas Sektor
  3. Pelayanan Kesehatan

Peran Keluarga:
  1. Penyuluhan/Konseling Gizi: a. ASI eksklusif dan MP-ASI; b. Gizi seimbang; c. Pola asuh ibu dan anak
  2. Pemantauan pertumbuhan anak
  3. Penggunaan garam beryodium
  4. Pemanfaatan pekarangan
  5. Peningkatan daya beli keluarga miskin
  6. Bantuan pangan darurat: a. PMT balita, ibu hamil, b. Raskin

Peran Masyarakat dan Lintas Sektor
  1. Mengaktifkan Posyandu: SKDN
  2. Semua balita mempunyai KMS,
  3. Penimbangan balita (D),
  4. Konseling,
  5. Suplementasi gizi,
  6. Pelayanan kesehatan dasar
  7. Berat badan naik (N) sehat dikembalikan ke peran keluarga
  8. BB Tidak naik (T1), Gizi kurang diberikan PMT Penyuluhan dan Konseling
  9. Berat badan Tidak naik (T2), BGM, Gizi buruk, sakit, dirujuk ke RS atau Puskesmas

Peran Pelayanan Kesehatan
  1. Mengatasi masalah medis yang mempengaruhi gizi buruk
  2. Balita yang sembuh dan perlu PMT, perlu dikembalikan ke Pusat Pemulihan Gizi untuk diberikan PMT
  3. Balita yang sembuh, dan tidak perlu PMT, dikembalikan kepada masyarakat

TUJUAN PENANGGULANGAN GIZI BURUK

Tujuan Umum:
Menurunnya prevalensi Kurang Energi Protein (KEP) menjadi setinggi-tingginya 15 % dan gizi buruk menjadi setinggi-tingginya 2,5 % pada tahun 2014.
  • Tujuan Khusus:

  1. Meningkatnya cakupan deteksi dini gizi buruk melalui penimbangan balita di Posyandu, Puskesmas dan jaringannya.
  2. Meningkatnya cakupan suplementasi gizi terutama pada kelompok penduduk rawan dan keluarga miskin.
  3. Meningkatnya jangkauan dan kualitas tata laksana kasus gizi buruk di Rumah Tangga, Puskesmas dan Rumah Sakit.
  4. Meningkatnya kemampuan dan ketrampilan keluarga dalam menerapkan Keluarga Sadar Gizi (KADARZI).
  5. Berfungsinya Sistem Kewaspadaan Pangan Dan Gizi (SKPG).

KEBIJAKAN OPERASIONAL PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN GIZI BURUK
  1. Merupakan Program Nasional: Perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi dilaksanakan secara berkesinambungan antara pusat dan daerah
  2. Pendekatan komprehensif: Mengutamakan upaya pencegahan dan upaya peningkatan, yang didukung upaya pengobatan dan pemulihan.
  3. Semua kabupaten/kota secara terus menerus melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan gizi buruk, dengan koordinasi lintas instansi/dinas dan organisasi masyarakat.
  4. Menggalang kemitraan antara pemerintahan, dunia usaha dan masyarakat di berbagai tingkat.
  5. Pendekatan Pemberdayaan masyarakat serta keterlibatan dalam proses pengambilan keputusan.

STRATEGI PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN GIZI BURUK
  1. Mengembalikan fungsi posyandu dan meningkatkan kembali partisipasi masyarakat dan keluarga dalam memantau, mengenali dan menanggulangi secara dini gangguan pertumbuhan pada balita utamanya baduta.
  2. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan SDM puskesmas beserta jaringannya dalam tatalaksana gizi buruk dan masalah gizi lain, manajemen laktasi dan konseling gizi.
  3. Menanggulangi secara langsung masalah gizi yang terjadi pada kelompok rawan termasuk keadaan darurat melalui suplementasi zat gizi mikro, MP-ASI, makanan tambahan dan diet khusus.
  4. Mewujudkan keluarga sadar gizi melalui advokasi, sosialisasi dan KIE gizi seimbang.
  5. Mengoptimalkan surveilans berbasis masyarakat melalui SKDN, Sistem Kewaspadaan Dini Kejadian Luar Biasa (SKD-KLB) Gizi Buruk, dan Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG), untuk meningkatkan manajemen program perbaikan gizi.
  6. Mengembangkan model intervensi gizi tepat guna yang evidence based.
  7. Menggalang kerjasama lintas sektor dan kemitraan dengan masyarakat beserta swasta/dunia usaha dalam memobilisasi sumberdaya untuk penyediaan pangan di tingkat rumah tangga, peningkatan daya beli keluarga, dan perbaikan pola asuhan gizi keluarga.




Share:

Selasa, 09 Agustus 2016

Konsep Dasar Ilmu Gizi

Konsep Dasar Ilmu Gizi


Tujuan pembelajaran adalah diharapkan mahasiswa diakhir perkuliahan dapat menjelaskan konsep dasar ilmu gizi. Materi ini akan membahas beberapa pokok bahasan yang berkaitan dengan konsep dasar ilmu gizi antara lain:
  1. Beberapa pengertian / istilah dalam gizi.
  2. Sejarah perkembangan ilmu gizi.
  3. Ruang lingkup ilmu gizi.
  4. Pengelompokan zat gizi menurut kebutuhan.
  5. Fungsi zat gizi.

Beberapa Pengertian / Istilah Dalam Gizi

  1. Ilmu Gizi (Nutrience Science) adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu tentang makanan dalam hubungannya dengan kesehatan optimal/ tubuh.
  2. Zat Gizi (Nutrients) adalah ikatan kimia yang diperlukan tubuh untuk melakukan fungsinya, yaitu menghasilkan energi, membangun dan memelihara jaringan serta mengatur proses-proses kehidupan.
  3. Gizi (Nutrition) adalah suatu proses organisme menggunakan makanan yang dikonsumsi secara normal melalui proses digesti, absorpsi, transportasi, penyimpanan, metabolisme dan pengeluaran zat-zat yang tidak digunakan, untuk mempertahankan kehidupan, pertumbuhan dan fungsi normal dri organ-organ, serta menghasilkan energi.
  4. Pangan adalah istilah umum untuk semua bahan yang dapat dijadikan makanan.
  5. Makanan adalah bahan selain obat yang mengandung zat-zat gizi dan atau unsur-unsur/ ikatan kimia yang dapat diubah menjadi zat gizi oleh tubuh, yang berguna bila dimasukkan ke dalam tubuh.
  6. Bahan makanan adalah makanan dalam keadaan mentah.
  7. Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi.

Kata “gizi” berasal dari bahasa Arab ghidza, yg berarti “makanan”. Ilmu gizi bisa berkaitan dengan makanan dan tubuh manusia. Dalam bahasa Inggris, food menyatakan makanan, pangan dan bahan makanan.

Pengertian gizi terbagi secara klasik dan masa sekarang yaitu:
  1. Secara Klasik : gizi hanya dihubungkan dengan kesehatan tubuh (menyediakan energi, membangun, memelihara jaringan tubuh, mengatur proses-proses kehidupan dalam tubuh).
  2. Sekarang : selain untuk kesehatan, juga dikaitkan dengan potensi ekonomi seseorang karena gizi berkaitan dengan perkembangan otak, kemampuan belajar, produktivitas kerja.

Sejarah Perkembangan Ilmu Gizi

Berdiri tahun 1926, oleh Mary Swartz Rose saat dikukuhkan sebagai profesor ilmu gizi di Universitas Columbia, New York, AS. Pada zaman purba, makanan penting untuk  kelangsungan hidup. Sedangkan pada zaman Yunani, tahun 400 SM ada teori Hipocrates yang menyatakan bahwa makanan sebagai panas yang dibutuhkan manusia, artinya manusia butuh makan.

Beberapa penelitian yang menegaskan bahwa ilmu gizi sudah ada sejak dulu, antara lain:
  1. Penelitian tentang Pernafasan dan Kalorimetri – Pertama dipelajari oleh Antoine Lavoisier  (1743-1794). Mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan  penggunaan energi makanan yang meliputi  proses pernafasan, oksidasi dan kalorimetri. Kemudian berkembang hingga awal abad 20, adanya  penelitian tentang pertukaran energi dan sifat-sifat bahan  makanan pokok.
  2. Penemuan Mineral – Sejak lama mineral telah diketahui dalam tulang dan gigi. Pada tahun 1808 ditemukan kalsium. Tahun 1808, Boussingault menemukan zat besi sebagai zat esensial. Ringer (1885) dan Locke (1990), menemukan cairan tubuh perlu konsentrasi elektrolit tertentu. Awal abad 20, penelitian Loeb tentang pengaruh konsentrasi garam natrium, kalium dan kalsium klorida terhadap jaringan hidup.
  3. Penemuan Vitamin – Awal abad 20, vitamin sudah dikenal. Sejak tahun 1887-1905 muncul penelitian-penelitian dengan makanan yang dimurnikan dan makanan utuh. Dengan hasil: ditemukan suatu zat aktif dalam makanan yang tidak tergolong zat gizi utama dan berperan dalam pencegahan penyakit (Scurvy dan Rickets). Pada tahun 1912, Funk mengusulkan memberi nama vitamine untuk zat tersebut. Tahun 1920, vitamin diganti menjadi vitamine dan diakui sebagai zat esensial.
  4. Penelitian Tingkat Molekular dan Selular – Penelitian ini dimulai tahun 1955, dan diperoleh pengertian tentang struktur sel yang rumit serta peranan kompleks dan vital zat gizi dalam pertumbuhan dan pemeliharaan sel-sel. Setelah tahun 1960, penelitian bergeser dari zat-zat gizi esensial ke inter relationship antara zat-zat gizi, peranan biologik spesifik, penetapan kebutuhan zat gizi manusia dan pengolahan makanan thdp kandungan zat gizi.
  5. Keadaan Sekarang – Muncul konsep-konsep baru antara lain: pengaruh keturunan terhadap kebutuhan gizi; pengaruh gizi terhadap perkembangan otak dan perilaku, kemampuan bekerja dan produktivitas serta daya tahan terhadap penyakit infeksi. Pada bidang teknologi pangan ditemukan : cara mengolah makanan bergizi, fortifikasi bahan pangan dengan zat-zat gizi esensial, pemanfaatan sifat struktural bahan pangan, dsb. FAO dan WHO mengeluarkan Codex Alimentaris (peraturan food labeling dan batas keracunan).

Ruang Lingkup Ilmu Gizi

Ruang lingkup cukup luas, dimulai dari cara produksi pangan, perubahan pascapanen (penyediaan pangan, distribusi dan pengolahan pangan, konsumsi makanan serta cara pemanfaatan makanan oleh tubuh yang sehat dan sakit).

Ilmu gizi berkaitan dengan ilmu agronomi, peternakan, ilmu pangan, mikrobiologi, biokimia, faal, biologi molekular dan kedokteran.

Informasi gizi yang diberikan pada masyarakat, yang meliputi gizi individu, keluarga dan masyarakat; gizi institusi dan gizi olahraga.

Perkembangan gizi klinis :
  1. Anamnesis dan pengkajian status nutrisi pasien.
  2. Pemeriksaan fisik yang berkaitan dengan defisiensi zat besi.
  3. Pemeriksaan antropometris dan tindak lanjut terahdap gangguannya.
  4. Pemeriksaan radiologi dan tes laboratorium dengan status nutrisi pasien.
  5. Suplementasi oral, enteral dan parenteral.
  6. Interaksi timbal balik antara nutrien dan obat-obatan.
  7. Bahan tambahan makanan (pewarna, penyedap dan sejenis serta bahan-bahan kontaminan).
  8. Pengelompokan Zat Gizi Menurut Kebutuhan

Terbagi dalam dua golongan besar yaitu makronutrien dan mikronutrien.

Makronutrien

Komponen terbesar dari susunan diet, berfungsi untuk menyuplai energi dan zat-zat esensial (pertumbuhan sel/ jaringan), pemeliharaan aktivitas tubuh. Karbohodrat (hidrat arang), lemak, protein, makromineral dan air.

Mikronutrien

Golongan mikronutrien terdiri dari:
  1. Karbohidrat – Glukosa; serat.
  2. Lemak/ lipida – Asam linoleat (omega-6); asam linolenat (omega-3).
  3. Protein – Asam-asam amino; leusin; isoleusin; lisin; metionin; fenilalanin; treonin; valin; histidin; nitrogen nonesensial.
  4. Mineral – Kalsium; fosfor; natrium; kalium; sulfur; klor; magnesium; zat besi; selenium; seng; mangan; tembaga; kobalt; iodium; krom fluor; timah; nikel; silikon, arsen, boron; vanadium, molibden.
  5. Vitamin – Vitamin A (retinol); vitamin D (kolekalsiferol); vitamin E (tokoferol); vitamin K; tiamin; riboflavin; niaclin; biotin; folasin/folat; vitamin B6; vitamin B12; asam pantotenat; vitamin C.
  6. Air

Fungsi Zat Gizi
  1. Memberi energi (zat pembakar) – Karbohidrat, lemak dan protein, merupakan ikatan organik yang mengandung karbon yang dapat dibakar dan dibutuhkan tubuh untuk melakukan kegiatan/aktivitas.
  2. Pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh (zat pembangun) – Protein, mineral dan air, diperlukan untuk membentuk sel-sel baru, memelihara, dan menganti sel yang rusak.
  3. Mengatur proses tubuh (zat pengatur) – Protein, mineral, air dan vitamin. Protein bertujuan mengatur keseimbangan air di dalam sel,bertindak sebagai buffer dalam upaya memelihara netralitas tubuh dan membentuk antibodi sebagai penangkal organisme yang bersifat infektil dan bahan-bahan asing yang dapat masuk ke dalam tubuh. Mineral dan vitamin sebagai pengatur dalam proses-proses oksidasi, fungsi normal sarafdan otot serta banyak proses lain yang terjadi dalam tubuh, seperti dalam darah, cairan pencernaan, jaringan, mengatur suhu tubuh, peredaran darah, pembuangan sisa-sisa/ ekskresi dan lain-lain proses tubuh.

Daftar Pustaka

Almatsier, S. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2001.
Francin, P. Gizi Dalam Kesehatan Reproduksi. EGC, Jakarta, 2005.
Moehji, S. Ilmu Gizi. Jilid I. Bhatara Karya Pustaka, Jakarta, 1982.
Supariasa, I. Penilaian Status Gizi. EGC, Jakarta, 2002.

Share:

Senin, 08 Agustus 2016

Fisiologi Sistem Panca Indra


FISIOLOGI PANCAINDRA

Organum Olfactorium

  • Tractus olfactorius
  • Bulbus olfactorius
  • Sel olfactorius terletak pada atap cavum nasalis: berupa lamina kribiformis os frontalis
  • Ada 107 sel indera primer penciuman → terletak pada neuroepitelium regio olfactorius (epitelium olfaktori)
  • Reseptor penciuman (kemoreseptor olfaktori) bersifat bipolar, ujung dendritnya membawa 5-20 silia yg ditutupi oleh mukus, akson menuju ke otak
  • Epitelium olfactori mengandung sel penunjang, sel basal dan sel olfaktori
  • Sel olfactory merupakan neuron bipolar, ujungnya berambut yang menonjol pada mukus
  • Kemoreseptor olfactorius terletak didalam bagian khusus mucosa hidung yakni membrana mucosa olfactorius.
  • Kemoreseptor olfactorius hanya berespon terhadap senyawa yang berkontak dengan epitel olfactorius dan dilarutkan dalam lapisan tipis mukus yang menutupinya.

Syarat zat yang dapat di-bau :

  • Harus mudah menguap → dapat masuk hidung
  • Sedikit larut dalam air sehingga dapat melalui mukus untuk mencapai sel olfactorius
  • Harus dapat larut dalam lipid karena diduga rambut olfactorius dan ujung luar sel olfactorius terutama terdiri dari zat lipid
Jaras Saraf Olfactorius

  • Silia olfactoria → sel olfactoria (reseptor) →akson olfactoria → glomeruli olfactorius → sel mitral → tractus olfactorius →striae olfactoriae medialis et lateralis →cortex olfactorium

Peranan Penciuman

  • Menimbulkan sekresi saliva dan getah lambung → respon bau menyenangkan, bau busuk
  • Memantau kebersihan → keringat, kotoran
  • Membentuk info sosial → penciuman “keluarga” dan “orang luar’
  • Mempengaruhi tingkah laku seksual
  • Mempengaruhi emosi → gembira, lesu
Kelainan Penciuman

  • Anosmia: tak ada indera penciuman
  • Hiposmia: sensitifitas penciuman yang berkurang
  • Disosmia: indera penciuman yang berubah
Organum Gustatorium

  • Papilla lingualis
  • Papilla fungiformis
  • Papilla filiformis
  • Papilla sircumvalata
  • Tonsila lingualis
  • Reseptor gustatorius terdapat dalam papila lingualis


  • Sel reseptor gustatorius (tunas pengecapan) terletak di lidah, merupakan kemoreseptor yang berespon terhadap senyawa yang dilarutkan dalam cairan mulut
  • Pada manusia terletak pada : Lidah, Palatum, Epiglotis, Nasofaring
Macam sensasi pengecapan dan letaknya di lidah :

  • Pahit: dorsum posterior linguae
  • Manis: ujung lidah
  • Asin: dorsum anterior linguae
  • Asam: sepanjang tepi (lateral) lidah

Jaras Saraf Gustatorius

  • Saraf sensorik 2/3 anterior lidah → chorda tympani dari n facialis ( VII )
  • 1/3 posterior lidah → n glosofaringius (IX)
  • Faring melalui n vagus ( X )
  • Ketiganya masuk ke nukleus tractus solitarius di batang otak → kemudian diteruskan oleh lemnicus medialis bersama rasa raba, nyeri dan suhu → menuju area proyeksi pengecapan ( cortex cerebri )

Peranan Indera Pengecap

  • Menjaga makanan yg rusak (citarasa yang buruk: reflek muntah; citarasa pahit: biasanya beracun)
  • Menimbulkan sekresi saliva dan getah lambung

Kelainan Pengecapan

  • Ageusia → tak ada indera pengecapan
  • Hipogeusia → sensitivitas pengecapan yang berkurang
  • Disgeusia → indera pengecapan yang terganggu
Indera Pendengaran

  • Telinga luar terdiri : aurikula (pinna) , meatus akustikus eksternus
  • Telinga tengah terdiri : membrana timpani, ossicles (malleus, incus, stapes) , meatus akustikus internus , tuba faringotimpani (tuba Eustachius).
  • Telinga dalam terdiri: terdiri dua buah organ , organ pendengaran (cochlea) dan organ keseimbangan (aparatus vestibularis).

Proses Mendengar

  • Pendengaran → indera mekanoreseptor → memberikan respon terhadap getaran mekanik gelombang suara yang terdapat diudara.
  • Getaran suara diterima membrana timpani → maleus → inkus → stapes → labirin membranosa pada lubang foramen ovale → gelombang suara dihantarkan ke telinga dalam (koklea)

  • Koklea (tabung bergelung) → terbagi menjadi tiga ruangan (scalae) → skala vestibuli, skala timpani dan skala media.
  • Skala vestibuli, skala timpani berisi perilimfe, skala media berisi endolimfe


  • Skala vestibuli, skala timpani saling berhubungan melalui lubang kecil di apek koklea yang disebut helicotrema
  • Skala vestibuli dan skala media dipisahkan oleh membrana vestibularis (membran Reissner)


  • Antara skala media dan skala timpani dipisahkan oleh membrana basilaris
  • Skala media berisi organ korti yang terletak di membrana basilaris → reseptor getaran suara.


  • Getaran suara masuk skala vestibuli dari permukaan lebar stapes pada foramen ovale, perlekatan ini dihubungkan oleh ligamen anulare yang relatif longgar sehingga dapat bergerak keluar dan kedalam → gerakan kedalam menyebabkan cairan bergerak kedalam skala vestibuli, skala media dan skala timpani dan menyebabkan foramen rontundum menonjol keluar dan menimbulkan getaran sesuai dengan frekuensinya.

Jaras Saraf

  • Organ corti (reseptor) → n. koklearis → nukleus koklearis (medulla oblongata) → nukleus olivaris superior → kolikulus inferior (pusat refleks pendengaran) → nukleus genikulatum mediale (didalam thalamus) → cortex cerebri (radiatio auditoria) yang terletak di girus superior lobus temporalis.

Ketulian

  • Tuli hantar : tuli akibat gangguan hantaran bunyi dari telinga luar atau tengah, akibat :
  • Sumbatan mae oleh serumen atau benda asing
  • Kerusakan ossicula auditus
  • Penebalan membrana timpani setelah infeksi telinga tengah ( otitis media )
  • Kekakuan perlekatan antara stapes dan foramen ovale
  • Tuli saraf : tuli akibat kerusakan sel rambut atau jaras saraf, yang diakibatkan :
  • Degenerasi toksin sel rambut akibat streptomisin dan gentamisin
  • Kerusakan sel rambut luar akibat oleh antibiotika
  • Tumor pada n vestibularis dan hantaran diatasnya
  • Audiometer : alat untuk mengukur ketajaman pendengaran.
  • Frekuensi yang dapat didengar antara : 20 – 20.000 Hz ( siklus / detik )

Aparatus Vestibularis

  • Aparatus vestibularis adalah organ sensoris keseimbangan
  • Terdiri: utrikulus, sakulus dan duktus semisirkularis (bagian labyrin membranaseus)


  • Kanalis semisirkularis (ampula) → berkenaan dengan rotasi → terdiri: ductus semisircularis superior, lateralis, posterior → dalam ampula terdapat krista → didalam krista terdapat kupula
  • Vestibularis → berisi: Utriculus dan Sacculus → didalamnya terdapat makula → berkenaan dengan keseimbangan statis (posisi dan gerakan garis lurus)
  • Tiap makula dilapisi oleh gelatinosa tempat tertanam banyak kristal kecil kalsium karbonat yang disebut otokonia dan sel rambut dimana dasar sel rambut tersebut berhubungan dengan akson sensoris dari n.vestibularis
  • Makula terdiri: sel penunjang dan reseptor yang disebut sel rambut
  • Tiap makula dilapisi oleh gelatinosa dan mengandung banyak kristal kecil dari kalsium karbonat yang disebut otokonia /statokonia dan sel rambut dimana dasar sel rambut tersebut berhubungan dengan akson sensoris dari n.vestibularis (n.VIII)
  • Dalam ampula kanalis sirkularis, ada krista kecil yang disebut krista ampularis
  • Diatas krista terdapat massa gelatinosa yang disebut kupula yang didalamnya ada sel rambut (silia)
  • Sel rambut berhubungan dengan serabut sensoris n vestibularis → diteruskan ke nukleus vestibularis (terletak pada pertemuan medulla oblongata dan pons) →cerebelum (otak kecil)

Keseimbangan Statis

  • atis adalah kesadaran akan posisi kepala terhadap gaya gravitasi jika tubuh tidak bergerak
  • Termasuk kesadaran untuk merespon perubahan dalam percepatan linear: yaitu kecepatan dan arah pergerakan kepala dan tubuh dalam suatu garis lurus
  • Reseptor keseimbangan statis adalah: makula yang terdapat dalam utrikulus dan sakulus

Keseimbangan Dinamis

  • Keseimbangan dinamis adalah kesadaran akan posisi kepala saat merespon gerakan anguler atau rotasi
  • Reseptor keseimbangan dinamis adalah: ampula, didalam ampula terdapat krista
  • Krista terdiri sel penunjang dan sel rambut yang menonjol membentuk lapisan gelatin yang disebut kupula
  • Gerakan kepala menyebabkan endolimfe dalam saluran semisirkularis menggerakan kupula

Kelainan Vestibularis

  • Vertigo : kelainan atau penyakit pada organ keseimbangan
  • Mabuk kendaraan : adalah akibat gangguan pada labirin oleh gerakan yang berulang ulang dari endolymphe

Tugas Individu

  1. Apa yang menyebabkan nafsu makan menurun pada orang yang menderita batuk pilek?
  2. Bagaimana cara membedakan penderita tuli akibat tuli hantar dan tuli saraf?

Share:

Popular Posts

Recent Posts

Unordered List

Text Widget

Pages

Blog Archive

Translate

Text Widget

Copyright © ILMU KESEHATAN | Powered by Blogger Design by PWT | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com